Senin, 20 Mei 2013

CARA INSTALASI LINUX CENTOS 6.4


A.    Persiapan Installasi
Sebelum memulai tahapan installasi distro Linux CentOs 6 ada baiknya memperhatikan beberapa hal sebagai langkah awal persiapan installasi.
1.      Persiapkan CD/DVD installasi Linux CentOS 6. Jika belum ada maka silahkan download file ISO langsung di alamat http://www.centos.org kemudian pilih CentOS 6 Release. Pada halaman ini ada dua pilihan yaitu CentOS 32 bit (I386) dan CentOS 64 bit (X86_64). Pada contoh instalasi kali ini pilih CentOS 32 bit (I386) dan pilih mirror yang paling dekat (mirror dalam negeri). File ISO yang sudah di download bias langsung di burning ke CD/DVD.
2.      Selain mempersiapkan CD/DVD installasi CentOS 6, hal lain yang perlu di perhatikan adalah spesifikasi minimum dari komputer yang perlu dipersiapkan.
·         Processor sebaiknya diatas 500 MHz
·         Memory sebaiknya minimal 512 Mb
·         Hardisk tersisa minimal 10 Gb
·         Ethernet Card (LAN Card) minimal 2 Card jika ingin membuat router
B.     Mulai Installasi CentOs 6
Setelah semua persiapan diatas sudah memenuhi, langkah berikutnya adalah installasi CentOS 6.4. Pada studi kasus kali ini penulis mengansumsikan bahwa PC sudah memenuhi kreteria sesuai dengan persiapan installasi di atas dan Linux yang digunakan adalah Linux keturunan redhat yaitu CentOS versi 6.4 32 bit. Berikut langkah-langkah installasi Linux CentOS 6.4 32bit :
1.     Atur konfigurasi BIOS supaya booting pertama melalui CD-ROM. Cara konfigurasi BIOS silahkan Tanya mbah google. 
2.     Jika konfigurasi BIOS berhasil maka saat PC dihidupkan akan tampil seperti gambar berikut :

Gambar 2 Tampilan Awal Installasi CentOS 6.4
3.      Pilih Install or upgrade an existing system dengan menekan tanda panah atas atau bawah, kemudian tekan enter. Berikutnya akan tampil pertanyaan apakah akan mengecek media Hardisk atau tidak. 
Gambar 3 Pengecekan Media Hardisk
4.      Pilis Skip untuk tidak melakukan pengecekan, maka akan menampilkan ucapan selamat dating dari CentOS seperti gambar berikut.
Klik OK untuk melanjutkan atau tekan enter

Gambar 4 Ucapan Selamat Datang
5.       Pilih bahasa yang diinginkan misalnya bahasa English kemudian enter.
Gambar 5 Memilih Bahasa
6.     Pilih jenis Keyboard, lalu klik OK
 
Gambar 6 Memilih Jenis Keyboard
7.      Jika Hardisk masih baru atau belum di format maka akan tampil seperti gambar di atas. Pilih Re-initialize lalu enter
 
Gambar 7 Inisialisasi Hardisk
8.      .

9.      Pilih time zone dalam hal ini pilih Asia/Jakarta untuk wakti Indonesia bagian barat (WIB). Pilih OK lalu enter.
 
Gambar 8 Memilih Time Zone
 
10.  Masukan password dari super  user (root). Password minimal 6 karakter dan disarankan untuk membuat password yang terdiri dari kombinasi huruf, angka dan karakter khusus. Jika password yang dimasukan terlalu mudah di tebak seperti 123456 atau 12345678 maka system akan memberitahukan bahwa password terlalu simple terlihat seperti gambar berikut.
 
Gambar 9 Form memasukan password super user
 
11.  Jika tampil seperti gambar di atas saat memasukan password, klik use anyway untuk melanjutkan atau klik cancel untuk membuat ulang password yang baru.
 
Gambar 10 Informasi password terlalu simple
 
12.  Pilih Use entrie drive untuk menggunakan hardisk yang ada kemudian pilih OK lalu enter.
Gambar 11 Memilih Hardisk yang akan digunakan
 
13.  Jika tampil seperti gambar diatas, plih write changes to disk  lalu tekan enter.
 
Gambar 12 Pertanyaan apakah hardisk akan diformat atau tidak
 
14.  Proses installasi akan berjalan. Tunggu sampai 100 % sampai tampil gambar seperti di bawah.
 
Gambar 13 Proses Installasi
 
15.  Proses instalasi selesai, tekan reboot untuk restart computer. Jangan lupa keluarkan CD/DVD installasi sebelum menekan tombol reboot. Setelah berhasil reboot computer akan tampil seperti gambar berikut:
 
Gambar 14 Installasi Selesai
 
16.  Masuka user root  dengan password yang sudah dimasukan sebelumnya. Jika berhasil maka akan tampil seperti gambar berikut:
 
Gambar 15 Halaman depan Linux CentOS
 
17.  Proses installasi telah selesai dan berhasil login.
Gambar 16 Proses Login

Semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman... 

Kamis, 28 Maret 2013

CARA MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER SEDERHANA

Assalammu'alaikum.war.wab....
Untuk kesempatan kali ini saya akan membagi sedikit ilmu tentang membangun jaringan komputer yang cukup sederhana.... Langsung kita mulai saja..:)    
   
          Kadang kala kita menemui sebuah perusahaan yang membutuhkan komputer yang saling terkoneksi antara satu komputer dengan komputer lain.  Komputer yang terkoneksi tidak terlalu banyak.  Mungkin masih dalam kisaran 10 sampai 20 komputer.  Kebutuhan utama hanya berkisar file sharing dan printer sharing.  Perlu dicatat, tidak ada orang IT di perusahaan itu.
Solusi apa yang akan Anda berikan ?  Apakah menganjurkan instalasi Windows Server 2008 R2 secara lengkap dengan Active Directory atau ada cara lain ?
Menilik kebutuhan yang hanya seperti itu, tentu saja kita tidak perlu perlengkapan server yang begitu canggih.  Tidak perlu membeli server dan sistem operasi dengan harga selangit.  Cukup alat-alat sederhana.  Berikut adalah alat-alat yang dibutuhkan untuk membangun jaringan sederhana :
  • PC atau Laptop yang dilengkapi Network Card
  • Switch dengan jumlah port sesuai kebutuhan
  • Printer
  • Kabel LAN (UTP)
Perhatikan gambar dibawah ini dan pelajari :

Terlihat cukup menghubungkan kabel LAN dari PC ke Switch. 
Setelah semua terhubung dengan baik, atur pengalamatan komputer. 
Alamat dibutuhkan agar komputer bisa saling mengenal.  Jika menggunakan Windows Vista, cukup menuju menu :
Nama Komputer :
Start – Arahkan mouse pada menu Computer dan klik kanan – Pilih Properties
image
Akan muncul menu Control Panel – System.  Ikuti urutan langkah seperti dibawah ini untuk mengganti nama komputer :
image
Alamat IP Komputer :
Start – Control Panel – Network and Sharing Center
Setelah itu klik menu Manage Network Connections pada Task sebelah kiri.
Klik Kanan pada icon LAN Anda dan klik Properties
image
Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) dan klik Properties
image
Pilih Use the following IP Address dan tuliskan alamat untuk masing-masing komputer.
IP Address : 192.168.0.10 dan seterusnya (ingat, masing-masing komputer mempunyai alamat yang berbeda)
Subnet Mask : 255.255.255.0  (ditulis sama untuk setiap komputer)
Klik OK..
Setelah selesai meng-set nama dan alamat IP, lakukan test dengan perintah ping dari command prompt :
Klik Start – pada start search ketik cmd dan tekan enter
Ketik dari command prompt C:\>ping 192.168.0.200 <tekan enter>
Jika yang muncul seperti ini berarti masih belum terkoneksi
image
Jika layar menghasilkan :
reply from 192.168.0.200: bytes=32 time=10 TTL=20
Artinya koneksi berhasil (angka pada time dan TTL akan berubah sesuai kondisi jaringan Anda).
Jika ingin meng-share printer :
Start – Control Panel – Printer – Klik kanan printer Anda dan klik Share
image
Jika ingin meng-share File :
Klik kanan folder yang akan di share dan klik share.  Tentukan siapa saja yang bisa akses.
image
Jika ingin mengakses printer yang berada di komputer lain dalam satu jaringan :
Klik Start – Control Panel – Printer – Add Printer.  Pilih Network printer
image
Jika ingin mengakses File Sharing yang berada di komputer lain dalam satu jaringan dan akan diakses secara permanen :
Buka Explorer.  Klik Tools – Map Network Drive
Tulis nama atau alamat IP komputer yang akan diakses file share nya.
image
Bagaimana kalo port di Switch sudah habis namun komputer masih banyak yang harus dikoneksikan ?  Tambah switch lagi dong :)

LAN02
Gimana kalau mau tambah :  user dibatasi hak aksesnya, satu folder dipake rame-rame dengan beragam hak akses, ada group-group user, user harus login ke server untuk ambil data, perlu manajemen file sharing yang lebih lengkap, ada DNS server dan lain-lain ?
Kalo ini sih, Anda membutuhkan server dan sistem operasi yang bisa bikin active directory kayak Windows Server 2008 R2.

          Semoga bermanfaat.......!!!